Senin, 08 Mei 2017

Permasalahan ekonomi di negara berkembang

Masalah masalah pembangunan ekonomi di negara berkembang tentu terkait dengan karakteristik yang ditemui pada negara berkembang. Berikut adalah karakteristik ekonomi di negara berkembang:
 


Ketergantungan pada sektor pertanian primer

Sudah menjadi ciri khas bagi orang indonesia, jika belum makan nasi pasti belum makan. Hal ini pula, yang menjadi karakteristik di negara berkembang yaitu sangat bergantungnya pada sektor pertanian primer. Padahal seperti yang kita ketahui bahwa ubi, gandum, singkong memiliki sumber karnohidrat yang serupa dengan nasi.

Rendahnya tingkat produktivitas

Pendapatan di negara berkembang rata rata rendah, sehingga mengakibatkan hubungan bisnis serta investasi juga rendah. Serta kurangnya produktivas dalam pekerjaan.

Ketergantugan yang besar dan kerentanan dalam hubungan internasional

Kondisi domestik negara berkembang sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian negara maju karena lemahnya permintaan domestik yang disebabkan oleh lemahnya permintaan agregat mengakibatkan perekonomian sangat mengandalkan pasar ekspor. Maksud disini adalah,  negara berkembang sangat bergantung kepada negara maju misalnya saja mengenai jual beli. Jika negara berkembang menutup pasar untuk negara maju, itu tidak akan menjadi masalah besar yang berdampak. Namun sebaliknya, jika negara maju menutup pasar untuk negara berkembang akan berdampak sangat serius terhadap lajupertumbuhan dan perkembangan ekonomi disuatu negara berkembang. Contohnya saja indonesia tanahnya subur, tapi buah buahan saja masih di ekspor. Apakah indonesia tidak mampu? Jawabannya adalah karena tingkat produktivitas yang rendah sehingga menyebabkan pereknomian mengandalkan pasar ekspor.

Pasar dan Informasi tidak sempurna

Kondisi domestik perekonomian negara berkembang dipengaruhi oleh perekonomian negara maju. Keberadaan pasar di negara berkembang memberi informasi tidak lengkap, struktur pasar barang dan jasa tidak sempurna.

Tingginya tingkat pengangguran

Dalam suatu negara berkembang sangat tingginya tingkat pengangguran, disebabkan karena tingginya tingkat penduduk serta kurangnya minat untuk menciptakan lapangan usaha baru serta menikmati menjadi pribadi yang konsumtif.

Rendahnya tingkat kehidupan

Rendahnya tingkat kehidupan dapat dilihat dari pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, rumah, kesehatan dan pendidikan. Di negara berkembang sebagian orang masih menganut sistem kepercayaan banyak anak banyak rezeki. Kebanyakan orang menetapkan hal tersebut pada keluarga menengah kebawah yang notabenenya kurang mampu. Maka, ketika anak banyak bisa dikatakan tidak terpenuhinya sumber kehidupan yang layak sehingga berpengaruh terhada tingkat kehidupan.

Tingginya penduduk

Tingkat pertambahan penduduk di negara berkembang 2-4 kali lipat pertambahan penduduk di negara maju. Di negara berkembang sangat tinggi populasi penduduk, sehingga pemerintah mengadakan program keluarga berencana untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk. Sebaliknya, di negara maju malah yang bersedia mempunyai anak yang banyak diberikan tunjangan dari pemerintah setempat.

0 komentar:

Posting Komentar